Rabu, 27 Agustus 2014

Padahal Aku Suka

Padahal aku suka,
makan sebanyak apapun semua makanan yang aku suka tanpa harus memisahkan makanan sehat dan makanan berkalori
Padahal aku suka,
pergi ke semua tempat yang kusuka tanpa harus memikirkan ada atau tidak adanya seseorang yang untukku sedang menanti
Padahal aku suka,
berkutat dengan duniaku sendiri bahkan terkadang sampai mengabaikan semua bentuk interaksi sosial sepanjang hari
Padahal aku suka,
berpakaian seenak jidat tanpa harus mempedulikan siapapun yang nantinya akan kutemui

Ada begitu banyak hal tak wajar yang kusukai, lalu pertanyaan wajar seperti "kamu udah punya pacar belum ?" datang dan sedikit membuatku mempertimbangkan kembali semua yang kusuka.
Aku bahkan menaruh rasa ngeri untuk setiap chat yang dimulai dengan pertanyaan "lagi apa ?" dari lawan jenis, kecuali pengirimnya si Papa
Aku bahkan terbiasa mengabaikan setiap chat yang ada baik di handphone maupun social media 

Karena semua yang aku suka adalah semua yang dari hati,
tak perlu terburu-buru, biarkan waktu yang selalu membimbing dan doa mengiringi
Karena bersamaku bukanlah hal yang mudah, bisakah 'kita' (nanti) menjalani semua proses tanpa ambisi ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar