Apa kabar, Semesta ?
Masihkah kamu dengan segala keindahan yang pernah kuanggap
selalu ada padamu ?
Masihkah kamu senyaman ingatanku tentangmu dulu ?
Aku di sini juga ikut merasakannya,
Masih dengan senyum yang dulu,
Masih dengan hati yang (walaupun tak seramah) dulu,
Aku percaya, semestaku masih sekeren dulu
Untuk setiap jatuh yang kurasa perih
Untuk setiap cinta yang pada akhirnya membuat letih
Untuk setiap kesakitan yang sempat membuatku menjerit lirih
Aku hanya ingin mengucapkan, “Terima kasih”
Terima kasih karena membuatku untuk terus belajar,
Terima kasih untuk akhir yang memantaskanku untuk
berbahagia,
Terima kasih untuk orang-orang terbaik yang membuatku
berhasil bangkit.
Masih dengan kagumku, segalaku mengakui dengan utuh
Bahwa semesta dan rencana-Mu benar-benar luar biasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar